3 Kelainan Pada Tulang Belakang Dengan Penyebab dan Penjelasannya Lengkap

Posted on
3 Kelainan Pada Tulang Belakang Dengan Penyebab dan Penjelasannya Lengkap
5 (100%) 144 votes

Kelainan Tulang Belakang – Kebiasaan duduk dengan posisi yang salah dapat berakibat fatal pada bentuk rangka terutama bagian punggung atau tulang belakang. Secara umum, ada 3 kelainan yang sering terjadi pada tulang belakang, diantaranya yaitu lordosis, kifosis dan skoliosis.

Kelainan Pada Tulang Belakang

Lordosis

Lordosis merupakan kelainan pada tulang belakang atau tulang punggung yang menyebabkan penderita memiliki punggung yang terlalu melengkung masuk pada bagian pinggang. Umumnya penderita lordosis akan merasakan sakit pada punggung, kaki, dan terjadi perubahan pada bagian kantong kemih juga usus.

Faktor Penyebab Lordosis

Faktor penyebab lordosis karena sikap tubuh yang buruk, sejak lahir pembentukan tulang kurang sempurna, tidak hanya itu, berikut ini faktor lain yang dapat menyebabkan terjadinya lordosis, diantaranya yaitu:

  • Hamil
    Perempuan hamil akan lebih banyak hormon relaksin yang dihasilkan untuk meregangkan otot serta sendi daerah pinggul sehingga pada bagian tulang punggung akan cenderung lebih melengkung ke depan mengikuti perkembangan janin.
  • Terlalu lama berdiri
    Berdiri dalam waktu yang terlalu lama akan terjadi pergeseran pada tulang punggung bagian pinggang.
  • Penggunaan alas kaki
    Penggunaan alas kaki seperti hak tinggi dapat meningkatkan resiko terkena lordosis karena dengan menggunakan hak tinggi maka pusat gravitasi tubuh akan berpindah ke bagian depan tubuh dan menyebabkan peningkatan kelengkungan pada tulang punggung.

Gejala Lordosis

Gejala lordosis diantaranya yaitu penonjolan bokong. Apabila ada gangguan lain yang menyertai maka gejalanya bisa akan bervariasi seperti distrofi muskuler, gangguan perkembangan paha dan gangguan neuromusculer. Selain itu, ada juga gejala lain seperti nyeri pinggang, perubahan pola buang air besar dan kecil serta nyeri yang menjalar pada bagian tungkai namun gejala tersebut jarang terjadi.

BACA JUGA :  Kelenjar Prostat - Pengertian, Fungsi, Struktur dan Anatomi Bagian Kelenjar Prostat Lengkap

Kifosis

Kifosis adalah kelainan pada tulang belakang atau tulang punggung yang menyebabkan tulang punggung penderita melengkung ke bagian depan melebihi batas normal atau disebut juga bungkuk. Terjadinya kifosis disebabkan karena postur tubuh yang kurang baik atau buruk, osteoporosis, radang sendi atau faktor lainnya. Pada anak-anak kifosis terjadi tanpa sebab yang jelas. Kifosis dapat menyeabkan punggung menjadi leleh, nyeri serta kaku.

Jenis-Jenis Kifosis

Ada 3 (tiga) jenis kifosis diantaranya yaitu:

  • Kifosis Postural
    Kifosis postural merupakan jenis kifosis banyak terjadi pada orang tua karena kebiasaan saat remaja. Kifosis posturnal diakibatkan postur tubuh yang tidak baik atau buruk baik saat berdiri maupun tengkurap.
  • Kifosis Idiopatik atau Penyakit Scheuermann
    Penyebab kifosis idiopatik atau sering disebut penyakit scheuermann ini belum jelas diketahui namun kemungkinan besar ]penyebab terjadinya kifosis ini yaitu faktor keturunan.
  • Kifosis Kongenital
    Kifosis kongenital adalah jenis kifosis yang sering dialami oleh bayi atau anak-anak. Penyebab kifosis kognital ini yaitu akibat kegagalan pembentukan tulang punggung atau tulang belakang yang sempurna.

Skoliosis

Skoliosis adalah jenis kelainan pada tulang punggung atau tulang belakang melengkung seperti huruf S. Kelainan skoliosis sebanyak 75-85% tidak diketahui penyebabnya (Idiofatik) sedangkan penyebab terjadi skoliosis merupakan efek samping dari kelainan seperti sindrom Marfan, sindrom Down, Distrofi otot atau penyakit lainnya yaitu sekitar 15-25% .

Jenis-Jenis Skoliosis

Dalam perkembangannya, Scoliosis umumnya dibagi menjadi dua kategori yaitu Scoliosis Struktural dan Non Struktural.

  • Scoliosis Struktural
    Sebuah kurvatura lateral spine yang irreversible dengan rotasi vertebra yang menetap. Rotasi vertebra terbesar terjadi pada apex. Apabila kurva bertambah maka rotasi juga bertambah. Rotasi ini menyebabkan saat foward bending costa menonjol membentuk hump di sisi convex. Sebaliknya dada lebih menonjol di sisi concav. Scoliosis struktural tidak bisa diperbaiki dengan posisi atau usaha penderita sendiri.
  • Scoliosis Non Struktural
    Scoliosis non struktural atau disebut juga fungsional scoliosis atau postural scoliosis. Suatu kurvatura lateral spine yang reversibel dan cenderung terpengaruh oleh posisi. Disini tidak ada rotasi vertebra. Umumnya foward atau side bending atau posisi supine atau prone bisa mengoreksi scoliosis ini.
BACA JUGA :  Saraf Simpatik dan Parasimpatik : Pengertian, Fungsi, Cara Kerja dan Perbedaan Saraf Simpatik dan Saraf Parasimpatik Terlengkap

Demikian artikel tentang “3 Kelainan Pada Tulang Belakang Dengan Penyebab dan Penjelasannya Lengkap“, semoga bermanfaat.

Content Protection by DMCA.com