Ideologi Kapitalisme : Pengertian, Sejarah, Tokoh, Ciri, Kelebihan dan Kekurangan Ideologi Kapitalisme

Posted on

Pengertian Ideologi Kapitalisme – Apa yang dimaksud dengan ideologi kapitalisme? Siapa pencetus kapitalisme? Apa ciri ciri kapitalisme? Apa kelebihan dan kekurangan ideologi kapitalisme? Agar lebih memahaminya, kali ini kita akan membahas tentang pengertian ideologi kapitalisme, sejarah, tokoh, ciri, kelebihan dan kekurangan ideologi kapitalisme secara lengkap.

Baca Juga : Fungsi dan Jenis Ideologi

Pengertian Ideologi Kapitalisme

Kata Kapitalisme sendiri berasal dari kata bahasa Latin yaitu caput yang berarti kepala. Pada abad 12 dan 13 kata tersebut diartikan sebagai dana, sejumlah uang, persediaan barang, atau uang bunga pinjaman. Pada abad 18 istilah tersebut diartikan dengan kapital produktif.

Pengertian kapitalisme adalah suatu paham atau ideologi dimana kepentingan pribadi berada diatas kepentingan umum atau masyarakat luas.

Dalam ideologi kapitalisme, hak pribadi ditempatkan diatas segalanya bahkan dalam sistem ekonomi, pemerintah tidak bisa melakukan intervensi terhadap apa yang dilakukan seseorang dalam usaha memperoleh kekayaan sebesar-besarnya. Meski begitu, sebenarnya ideologi ini tidak memiliki definisi yang bisa diterima secara universal.

Tokoh Kapitalisme diantaranya seperti John Locke, Adam Smith, David Ricardo, Marthin Luther King, Robert Malthus, Lord Keynes, Karl Marx dan David Hume. Beberapa negara yang menganut ideologi kapitalisme diantaranya Inggris, Belanda, Spanyol, Portugis, Prancis dan Australia.

Sejarah Kapitalisme

Pada abad ke-18 dataran Eropa dikuasai oleh tiga golongan besar yaitu raja, kaum Feodal, dan pihak gereja. Pihak gereja sangat berperan besar dalam segala aspek kehidupan, pihak gereja tidak memiliki hak untuk menentukan berjalannya kegiatan ekonomi maupun politik, bahkan lebih dari semua itu. Pihak gereja pun berjanji untuk membatasi kebebasan setiap individu dalam segala aspek kehidupan, seperti mengemukakan pendapat. Secara garis besarnya disini pihak gereja sangat berkuasa.

Dengan keadaan begitu, membuat rakyat merasa tersiksa hingga menimbulkan reaksi perlawanan dari raja-raja dan kaum feodal yang tirani. Mereka menuntut Liberty, Fraternity dan Egality. Keadaan demikian melahirkan beberapa ideologi besar seperti Liberalisme di bidang politik dan free value di bidang sains.

Baca Juga : Pengertian Ideologi Komunisme

Revolusi industri di Inggris pada saat itu juga membawa semangat baru berkaitan dengan semangat kapitalisme. Bahwa ideologi kapitalisme muncul ke dalam ranah ekonomi. Saat Inggris terjadi revolusi industri terjadi perubahan kegiatan ekonomi yang semulanya berpola masyarakat pertanian hingga berubah menjadi masyarakat industri Hal tersebut menjadikan perubahan perubahan dari alat industri yang di gunakan.

Pencetus kapitalis adalah Adam Smith (1729-1790 M) yang merupakan seorang tokoh klasik yang nama lengkapnya Prof. Doktor John Adam Smith. Adam Smith lahir di Kirkaldy, Skotlandia pada 5 juni 1723 M. Adam Smith terkenal dengan karyanya yaitu An Inquiry Into The Nature And Causes Of The Welth Of Nations dan The Theory Of Moral Sentiments. Pemikiran Adam Smith “Invisible Hand” (tangan-tangan tersembunyi) dan Pasar Bebas yang merupakan produk dan pemikirannya sangat berkaitan dengan kebebasan alamiah bagi setiap individu untuk produksi.

Secara garis besar, ada tiga tahap sejarah kapitalisme yaitu:

Kapitalisme Awal (1500-1750)

Masa kapitalisme awal atau disebut dengan masa Merkantilisme ini berasal dari kata Merchand yang berarti pedagang. Pada masa ini, masyarakat Eropa terutama Inggris mulai merubah sistem kehidupan mereka dari yang lebih fokus pada bidang pertanian lalu beralih ke bidang industri.

Kapitalisme Klasik (1750-1914)

Pada abad ke-18, paham merkatilisme mulai digantikan dengan paham yang dikenalkan oleh Adam Smith (bapak kapitalisme). Pada masa kapitalisme klasik ini , pihak swasta mulai memegang kekuasaan penuh dalam bidang ekonomi.

Pada masa ini, terjadi kesenjangan ekonomi yang sangat besar dimana pihak swasta yang memiliki modal memiliki kebebasan dalam perdagangan, sedangkan pekerja atau petani hanya mendapatkan upah yang kecil.

Kapitalisme Lanjut (1914-Sekarang)

Pada abad ke 20, kapitalisme terus berkembang dan beradaptasi dengan kebutuhan umat manusia dan lingkungannya. Pada masa kapitalisme lanjut ini, pelaku aktivitas ekonomi sesungguhnya bukanlah institusi negara, tapi para pengusaha bermodal besar. Walaupun begitu, peran negara tidak hilang sama sekali, negara menjadi aktor pelengkap dalam pencaturan ekonomi negara.

Baca Juga : Pengertian Ideologi Fasisme

Ciri-Ciri Ideologi Kapitalisme

Karakteristik atau ciri ciri ideologi kapitalisme yaitu:

  • Pengakuan yang luas atas hak pribadi
  • Kepemilikan alat produksi di tangan individu
  • Pasar berfungsi memberikan sinyal kepada produsen dan konsumen dalam bentuk harga-harga.
  • Campur tangan pemerintah diusahakan sekecil mungkin.
  • Individu bebas menentukan pekerjaan atau usaha yang dipandang baik bagi dirinya.
  • Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar.
  • Manusia dipandang sebagai mahluk homo-economicus, yang selalu mengejar kepentingan (keuntungan) sendiri.

Ciri negara penganut ideologi kapitalisme, diantaranya yaitu:

  • Kebebasan warga negara dijunjung tinggi. Warga negara bebas melakukan apa saja asal tidak melanggar tertib hukum.
  • Negara hanya bertindak sebagai pengawas jalannya tertib hukum.
  • Pada kapitalis monopolis mengesampingkan nilai agama sehingga menciptakan sekulerisme atau paham yang memisahkan agama dengan negara.

Kelebihan dan Kekurangan Ideologi Kapitalisme

Kelebihan Kapitalisme

Kelebihan ideologi kapitalisme, yaitu:

  • Kreativitas dan motivasi masyarakat menjadi tinggi karena setiap orang bebas untuk melakukan hal yang terbaik bagi dirinya.
  • Merangsang masyarakat untuk bekerja keras.
  • Individu memiliki banyak pilihan dalam mendapatkan keuntungan.
  • Produk dan jasa yang ditawarkan berkembang, baik dari segi kualitas maupun jenisnya, hal ini disebabkan karena persaingan antar pedagang.
  • Ideologi kapitalisme lebih efisien memanfaatkan sumber daya dan distribusi barang.
  • Kreativitas masyarakat menjadi lebih berkembang dengan adanya kebebasan melakukan segala hal yang terbaik dirinya.
  • Untuk pengawasan politik dan sosial minimal karena waktu dan biaya yang diperlukan lebih kecil.
  • Mendorong pertumbuhan ekonomi yang terdesentralisasi, faktor ini dianggap sebagai salah satu kelebihan terbesar dari kapitalisme.
  • Dalam perekonomian yang terdesentralisasi, individu memiliki lebih banyak pilihan dalam bisnis.
  • Kerja keras sangat di hargai dalam ekonomi kapitalis, karena pengusaha memiliki kinerja baik dan mampu terus melakukan inovasi yang akan memenangkan pesaingnya.
  • Kapitalisme membentuk ekonomi dimana konsumen mengatur pasar.

Baca Juga : Pengertian Kapitalisme

Kekurangan Kapitalisme

Kekurangan ideologi kapitalisme diantaranya yaitu:

  • Meski setiap orang memiliki kesempatan yang sama, namun hasil dari ekonomi kapitalisme sangat dipengaruhi modal yang dimiliki.
  • Sehingga orang yang memiliki modal awal lebih besar, lebih berpeluang mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
  • Dapat menimbulkan persaingan yang tidak sehat.
  • Dapat membuat ekonomi yang berorientasi hanya dari segi materialistik (uang).
  • Merangsang distribusi kekayaan yang tidak adil.
  • Tidak adanya pesaing yang sempurna, yang ada persaingan tidak sempurna dan pesaingan monopolisik.
  • Sistem harga gagal mengalokasikan sumber secara efisien karena adanya faktor eksternalitas “tidak memperhitungkan yang menekan upah buruh dan lainya”.
  • Sebagian menganggap pesaingan sengit yang di bawa oleh kapitaslisme sebagai kelemahan utama.
  • Kapitalisme membuat ekonomi yang berorientasi pada uang, perusahaan bisnis akan melihat ekonomi dengan titik pandang materialistik.
  • Profit dipandang menjadi tujuan bisnis dengan raksasa bisnis mengambil alih perusahaan kecil.
  • Kapitalisme memicu kekuranganya SDA karena kiskspolitasi untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan.
  • Kapitalisme di yakini menyebabkan distribusi kekayaan yang tidak adil dengan kekayaan dan kekuasaan hanya di kuasai oleh segelintir orang.

Demikian artikel pembahasan tentang pengertian ideologi kapitalisme, sejarah, tokoh, ciri, kelebihan dan kekurangan ideologi kapitalisme secara lengkap. Semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan lainnya.

Content Protection by DMCA.com