Pengertian Sepak Bola, Sejarah, Pemain, Peraturan dan Teknik Dasar Permainan Sepak Bola Lengkap

Posted on
Rate this post

Pengertian, Sejarah, Pemain, Peraturan dan Teknik Dasar Permainan Sepak Bola – Kalian mungkin pecinta sepak bola dan kalian juga sering main serta menonton pertandingan sepak bola baik itu secara langsung atau streaming melalui media lain seperti tv, ponsel, laptop. Nah, agar kalian lebih memahaminya kali ini kita akan membahas tentang pengertian sepakbola; sejarah sepak bola; jumlah pemain sepak bola, posisi dan tugasnya; peraturan permainan sepak bola mulai dari ukuran lapangan sepak bola, ukuran bola; lama permainan sepak bola; serta teknik dasar permainan bola.

Pengertian Sepak Bola

Sepak bola adalah cabang olahraga yang menggunakan bola yang umumnya terbuat dari bahan kulit dan dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 (sebelas) orang pemain inti dan beberapa pemain cadangan. Permainan ini dimainkan dalam lapangan terbuka yang berbentuk persegi panjang, di atas rumput atau rumput sintetis.

Sepak Bola berasal dari dua kata yaitu “Sepak” dan “Bola”. Sepak berarti menendang (menggunakan kaki) sedangkan “bola” adalah alat permainan yang berbentuk bulat berbahan karet, kulit atau sejenisnya. Dalam permainan sepak bola, sebuah bola disepak atau tendang oleh para pemain kian kemari dan diusahakan untuk memasukkannya ke gawang lawan.

Tujuan sepak bola yaitu untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan memasukan bola ke gawang lawan.

Sejarah Sepak Bola

Olahraga sepak bola (permainan menendang bola) dimulai sejak abad ke-2 dan ke-3 sebelum Masehi di Tiongkok. Pada masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil. Permainan yang serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari. Di Italia, permainan menendang dan membawa bola juga digemari terutama mulai abad ke-16.

Sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dengan menetapkan peraturan-peraturan dasar dan menjadi sangat digemari banyak kalangan. Pada beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga akhirnya Raja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365. Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola. Pada tahun 1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di lingkungan universitas dan sekolah. Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut. Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer). Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola. Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke berbagai belahan dunia. Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900an berbagai kompetisi dimainkan diberbagai negara. Olahraga ini juga digemari terutama mulai abad ke-16.

Kejuaraan sepak bola internasional terbesar ialah Piala Dunia yang diselenggarakan oleh Fédération Internationale de Football Association (FIFA). Piala Dunia diadakan setiap empat tahun sekali dan pertama kali diadakan di Uruguay pada tahun 1930. Pencetus ide tersebut adalah Jules Rimet, yaitu seorang pengacara dan pengusaha Perancis yang terinspirasi setelah menonton Olimpiade Paris tahun 1924.

Sejarah sepak bola di Indonesia diawali dengan berdirinya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Yogyakarta pada 19 April 1930 dengan pimpinan Soeratin Sosrosoegondo.

Posisi Pemain Sepak Bola

Dalam satu tim sepak bola terdiri dari 11 pemain yaitu 1 orang penjaga gawang, 2-4 orang pemain bertahan, 2-5 orang pemain tengah, dan 1-3 orang penyerang. Penjaga gawang (kiper) merupakan satu-satunya pemain yang boleh menggunakan tangan untuk menghalangi bola menuju gawang dari serangan tim lawan. Umumnya, penjaga gawang mengenakan pakaian (jersey) yang berbeda dengan pemain lainnya. Tugas utama pemain bertahan (back) yaitu untuk menghalangi dan menutup pergerakan tim lawan. Pemain tengah (gelandang/playmaker) biasanya terdiri dari pemain tengah serang yang bermain dekat dengan penyerang dan pemain tengah bertahan yang bermain dekat dengan pemain bertahan. Tugas utama pemain tengah yaitu mengatur tempo permainan dan menjadi penyokong peran bek dan striker dalam tim. Pemain sayap (winger) yang bertugas di sisi kanan atau kiri lapangan. Tugas utama penyerang (striker) yaitu untuk mencetak gol ke gawang lawan.

BACA JUGA :  Pengertian Kebugaran Jasmani, Komponen, Unsur, Tujuan, Fungsi dan Manfaat Kebugaran Jasmani Paling Lengkap

Kapten tim merupakan pemain yang bertugas memimpin dan mengoordinasi para pemain agar bermain secara tim di lapangan. Tanda pemain merupakan kapten tim yaitu ia menggunakan atribut ban (armband) yang melingkar pada lengan atas. Pada awal laga resmi, kapten dari dua tim menjadi pemain terdepan saat memasuki area lapangan diikuti kiper dan para pemain lain. Biasanya, kapten menjadi penendang utama penalti dan sebagai penerima pertama penyerahan piala atau gelar juara sebuah turnamen.

Posisi dasar pemain bisa mengalami modifikasi menjadi berbagai pola atau taktik permainan. Beberapa pola pemain yang sering digunakan dalam berbagai kejuaraan adalah 4-4-2 (paling sering digunakan), 3-4-2-1 (kekuatan terletak di bagian tengah lapangan), serta 4-3-3 (formasi klasik dari tahun 1970-an yang sering digunakan oleh sistem total football Belanda dan Jerman Barat).

Aturan Permainan Sepak Bola

Lapangan permainan sepak bola
Untuk pertandingan internasional dewasa, lapangan sepak bola internasional yang digunakan memiliki panjang yang berkisar antara 100-120 meter dan lebar 65-75 meter. Di bagian tengah kedua ujung lapangan, terdapat area gawang yang berupa persegi empat berukuran dengan lebar 7,32 meter dan tinggi 2,44 meter. Pada bagian depan dari gawang terdapat area penalti yang berjarak 16,5 meter dari gawang. Area tersebut merupakan batas kiper boleh menangkap bola dengan tangan dan menentukan kapan sebuah pelanggaran mendapatkan hadiah tendangan penalti atau tidak.

Lama permainan sepak bola
Lama permainan sepak bola normal adalah 2 x 45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit di antara kedua babak. Apabila kedudukan sama imbang, maka diadakan perpanjangan waktu selama 2 x 15 menit, hingga diperoleh pemenangnya, tapi jika sama kuat maka diadakan adu penalti. Wasit bisa menentukan berapa waktu tambahan di setiap akhir babak sebagai pengganti dari waktu yang hilang akibat pergantian pemain, cedera yang membutuhkan pertolongan, ataupun penghentian lainnya. Waktu tambahan ini disebut sebagai injury time atau stoppage time.

Gol yang dicetak dalam perpanjangan waktu akan dihitung menjadi skor akhir pertandingan, sedangkan gol dari adu penalti hanya menentukan tim bisa melaju ke pertandingan selanjutnya ataupun tidak (tidak mempengaruhi skor akhir). Pada akhir tahun 1990-an, International Football Association Board (IFAB) memberlakukan sistem gol emas (golden gol) atau gol perak (silver gol) untuk menyelesaikan pertandingan. Dalam sistem gol emas, tim yang pertama kali mencetak gol saat perpanjangan waktu berlangsung akan menjadi pemenang, sedangkan dalam gol perak, tim yang memimpin pada akhir babak perpanjangan waktu pertama akan keluar sebagai pemenang. Namun kini, kedua sistem tersebut tidak lagi digunakan oleh IFAB.

Pelanggaran dalam permainan sepak bola
Jika pemain melakukan pelanggaran yang cukup keras maka wasit bisa memberikan peringatan dengan kartu kuning atau kartu merah. Pertandingan akan dihentikan sesaat dan wasit menunjukkan kartu ke depan pemain yang melanggar lalu mencatat namanya di dalam buku. Kartu kuning adalah kartu untuk peringatan atas pelanggaran seperti bersikap tidak sportif, secara terus-menerus melanggar peraturan, berselisih kata atau tindakan, menunda memulai kembali pertandingan, keluar-masuk pertandingan tanpa persetujuan wasit, ataupun tidak menjaga jarak dari pemain lawan yang sedang melakukan tendangan bebas atau lemparan ke dalam. Pemain yang menerima dua kartu kuning akan mendapatkan kartu merah dan keluar dari pertandingan.

Pemain yang mendapatkan kartu merah harus keluar dari pertandingan tanpa bisa digantikan dengan pemain lainnya. Contoh tindakan yang bisa diganjar kartu merah yaitu pelanggaran berat yang membahayakan atau menyebabkan cedera parah pada lawan, meludah, melakukan kekerasan, melanggar lawan yang sedang berusaha mencetak gol, menyentuh bola dengan tangan untuk mencegah gol bagi semua pemain kecuali penjaga gawang, dan menggunakan bahasa atau gerak tubuh yang cenderung menantang, pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang melakukan hands ball di luar kotak penalti .

Wasit dan petugas pertandingan
Dalam pertandingan profesional, terdapat 4 petugas yang memimpin jalannya pertandingan, yaitu wasit, 2 hakim garis, dan seorang petugas di pinggir tengah lapangan juga wasit gawang yang berada di pinggir gawang. Wasit memiliki peluit yang menandakan saat berhenti atau memulai memainkan bola, selain itu wasit juga bertugas memberikan hukuman dan peringatan atas pelanggaran yang terjadi di lapangan. Hakim garis atau penjaga garis bertanggung jawab mengawasi setengah bagian dari lapangan. Mereka membawa bendera dengan warna terang untuk menandakan adanya pelanggaran, bola keluar, ataupun offside. Biasanya mereka akan bergerak mengikuti posisi pemain belakang terakhir.

BACA JUGA :  Pengertian Kebugaran Jasmani, Komponen, Unsur, Tujuan, Fungsi dan Manfaat Kebugaran Jasmani Paling Lengkap

Petugas terakhir bertugas untuk mencatat semua waktu yang sempat terhenti selama pertandingan berlangsung dan memberikan info mengenai tambahan waktu di akhir setiap babak. Selain itu juga bertugas memeriksa pergantian pemain dan menjadi penghubung antara manajer tim dengan wasit. Dalam beberapa pertandingan, teknologi penggunaan video atau penggunaan orang kelima untuk menentukan ketepatan keputusan wasit mulai digunakan. Misalnya yang menentukan apakah suatu bola telah melewati garis atau apakah seorang pemain berada dalam keadaan offside saat mencetak gol.

Teknik Dasar Permainan Sepak Bola

Teknik Menendang Bola

Teknik menendang bola adalah teknik menyentuh atau mendorong bola menggunakan kaki. Ada 3 jenis teknik menendang bola yaitu:

Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian dalam
Cara menendang bola menggunakan kaki bagian dalam, yaitu:

  • Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang, kaki yang depan berada di samping bola dan sekaligus sebagai kaki tumpu.
  • Badan berdiri agak tegak, angkat kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk menendang bola dengan posis pergelangan kaki diputar ke arah luar.
  • Kemudian tendang bola dengan sentuhan kaki bagian dalam.

Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian luar
Cara menendang bola menggunakan kaki bagian luar, yaitu

  • Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang, kaki yang depan berada di samping bola dan sekaligus sebagai kaki tumpu.
  • Badan berdiri agak tegak, angkat kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk menendang bola dengan posisi pergelangan kaki diputar ke arah dalam.
  • Kemudian tendang bola dengan sentuhan kaki bagian luar.

Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian punggung
cara menendang bola menggunakan kaki bagian punggung, yaitu:

  • Sikap badan dibelakang bola dan agak condong ke depan, salah satu kaki didepan sebagai kaki tumpu dan menghadap ke sasaran dengan lutut sedikit ditekuk.
  • Kaki tendang berada di belakang bola dengan punggung kaki menghadap bola, lalu ayunkan ke depan sehingga bola tepat mengenai punggung kaki, sedangkan perkenaan terhadap bola berada ditengah-tengah.
  • Kemudian, gerakan kaki mengikuti arah lepasnya bola.

Teknik Menghentikan Bola

Teknik menghentikan bola adalah sikap dan gerakan untuk menahan atau menghentikan bola yang datang. Ada beberapa teknik menghentikan bola, diantaranya yaitu:

  • Teknik menghentikan bola dengan kaki bagian dalam.
  • Teknik menghentikan bola dengan kaki bagian luar.
  • Teknik menghentikan bola dengan kaki bagian punggung.
  • Teknik menghentikan bola dengan kaki bagian telapak/sol sepatu.
  • Teknik menghentikan bola dengan kaki bagian paha.
  • Teknik menghentikan bola dengan dada dan perut.

Teknik Menggiring Bola

Menggiring bola adalah teknik mendorong bola atau menentang bola ke depan secara perlahan dengan variasi ke samping sembari berlari sehingga bola bergulir di tanah dan tetap dalam penguasaan pemain. Teknik menggiring bola ini bisa dilakukan dengan menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan kaki bagian punggung baik menggunakan kaki kanan, kaki kiri, atau kaki kanan dan kiri secara bergantian.

Teknik Menyundul Bola

Menyundul bola adalah gerakan mendorong bola menggunakan kepala khususnya bagian dahi, gerakan ini dilakukan apabila bola berada di udara atau melayang.

Itulah penjelasan tentang Pengertian Sepak Bola, Sejarah, Pemain, Peraturan dan Teknik Dasar Permainan Sepak Bola Lengkap , semoga bisa dijadikan sebagai sumber literatur untuk anda. 

Content Protection by DMCA.com