Seloka : Pengertian, Ciri, Fungsi, Jenis dan Contoh Seloka Lengkap

Posted on
Seloka : Pengertian, Ciri, Fungsi, Jenis dan Contoh Seloka Lengkap
5 (100%) 1 vote

Seloka – Seloka adalah salah satu bentuk puisi Melayu Klasik yang berisikan pepatah juga perumpamaan yang mengandung senda gurau, sindiran bahkan ejekan. Biasanya seloka ditulis empat baris menggunakan bentuk pantun atau syair, terkadang bisa juga ditemui seloka yang ditulis lebih dari empat baris. Kata seloka diambil dari bahasa Sanskerta yaitu “sloka”.

Di dalam Sastra Melayu, seloka termasuk dalam puisi bebas. Dalam seloka terkadang rima bisa muncul tetapi di beberapa seloka tanpa menggunakan rima. Seloka berisi tentang cerita yang dikenal dalam masyarakat Melayu, contohnya seperti Pak Kaduk, Lebai Malang dan lain sebagainya.

Pengertian Seloka Menurut Para Ahli

Sutan Moh. Zain

Di zaman baru menurut Sutan Moh. Zain, Seloka boleh terdiri atas 2 baris, 4 baris, 6 baris, atau lebih. Seloka yang jumlah barisnya lebih dari 2, bersajak pasang (aa, bb, cc, dd). Semua kalimatnya mengandung arti dan memiliki hubungan yang logis seperti halnya syair.

Hooykaas

Menurut Hooykaas, Seloka adalah pantun yang di dalamnya mengandung ibarat atau dan berisi nasihat-nasihat.

Simorangkir

Menurut Simorangkir, Seloka adalah peribahasa atau pepatah yang di dalamnya diberi sampiran. Atau seloka adalah bidal atau pepatah yang berirama.

Madong Lubis

Menurut Madong Lubis, Seloka adalah pantun rantai atau pantun berikat.

Amir Hamzah

Menurut Amir Hamzah, Seloka adalah pantun, dimana antara sampiran dan isi terdapat hubungan yang mengandung arti.

BACA JUGA :  Contoh Kalimat Majemuk Rapatan, Pengertian, Ciri-Ciri dan Jenisnya Paling Lengkap

Sabaruddin Ahmad

Menurut Sabaruddin Ahmad, Seloka adalah pantun berantai (sama dengan keterangan Madong Lubis).

Ciri-Ciri Seloka

Secara umum, ciri-ciri seloka, yaitu:

  • Satu bait terdiri sari 4 baris.
  • Setiap baris terdiri dari 4 suku kata.
  • Baris 1 dan 2 merupakan sampiran, baris 3 dan 4 merupakan isi.
  • Bersajak a-b-a-b.
  • Rangkaian pantun yang saling sambung menyambung.
  • Isi seloka berupa nasihat.

Fungsi Seloka

Pada umumnya, seloka menggambarkan masyarakat yang melahirkannya, yaitu masyarakat yang peduli terhadap keharmonisan. Orang Melayu menggunakan puisi seloka untuk mengkritik semua kelakuan negatif anggota masyarakat tanpa harus menyinggung perasaan individu yang bersangkutan. Selain itu, fungsi seloka yaitu sebagai panduan atau pengajaran bagi anggota masyarakatnya.

Jenis-Jenis Seloka

Berikut macam-macam jenis puisi seloka, diantaranya yaitu:

  • Seloka khayal.
  • Seloka mengejek.
  • Seloka nasihat.
  • Seloka sindiran.
  • Seloka gurau senda.
  • Seloka menempelak.
  • Seloka pengajaran.

Contoh Seloka

Berikut ini beberapa contoh seloka diantaranya yaitu:

Seloka Pak Kadok

Aduhai malang, malang Pak Kadok,
Ayamnya menang kampung tergadai,
Ada nasi dicurahkan,
Awak pulang kebuluran.

Mudiklah mudik menongkah surut,
Hilir hilir mengongkah pasang,
Ada isteri, isteri dibunuh,
Nyaris mati oleh tak makan.

Masa belayar kematian angin,
Sauh dilabuh bayu berpuput,
Ada rumah bertandang duduk.

Contoh Seloka 4 Baris

Sudah bertemu kasih sayang
Duduk terkurung malam siang
Hingga setapak tiada renggang
Tulang sendi habis berguncang

Contoh Seloka 6 Baris

Baik budi emak si Randang
Dagang lalu ditanakkan
Tiada berkayu rumah diruntuhkan
Anak pulang kelaparan
Anak dipangku diletakkan
Kera dihutan disusukan

Contoh Seloka 8 Baris

Merah-merah buah rambutan
Rambutan matang di keranjang
Setitik cinta aku layangkan
Berbunga-bunga untukmu sayang

Rambutan matang di keranjang
Warnanya merah layaknya bata
Berbunga-bunga untukmu sayang
Tersenyum manis kuterima cinta

BACA JUGA :  Fiksi : Pengertian, Ciri, Fungsi dan Jenis-Jenis Fiksi Menurut Para Ahli Lengkap

Contoh Seloka 16 Baris

Taman melati di rumah-rumah
Ubur-ubur sampingan dua
Kalau mati kita bersama
Satu kubur kita berdua
Ubu-ubur sampingan dua
Taman melati bersusun tangkai
Satu kubur kita berdua
Kalau boleh bersusun bangkai
Taman melati bersusun tangkai
Tanam padi satu persatu
Kalau boleh bersusun bangkai
Daging hancur menjadi satu
Tanam padi satu persatu
Anak lintah dalam cunia
Daging hancur menjadi satu
Tanda cinta dalam dunia

Itulah artikel tentang “Seloka : Pengertian, Ciri, Fungsi, Jenis dan Contoh Seloka Lengkap“, semoga bermanfaat.

Content Protection by DMCA.com